Saham, Growth dan P/E (3)

Banyak yang bertanya berapa P/E yang wajar dari suatu saham? Jawaban saya adalah ….. tergantung. Tergantung jika asumsi-asumsi dalam perhitungan P/E semuanya terpenuhi. Ada deviasi sedikit dari asumsi yang dibuat, nilai P/E yang wajar bisa saja jauh berubah. Untuk lebih jelasnya mari kita lihat salah satu rumus P/E – dalam hal ini saya menggunakan versi Damadoran (lihat buku Investment Valuation – Aswath Damadoran).

P/EPSo = {(payout ratio)*(1+g)*[1-((1+g)^n/1(+r)^n))]}/(r-g) +
{(payout ratio_n)*(1+g)^n*(1+gn)}/{(rn-gn)*(1+r)^n}

Dimana
EPSo = earnings per-share di tahun 0 (sekarang)
g = growth rate n tahun pertama (biasanya periode high growth rate selama n tahun)
r = required return on equity n tahun pertama
payout ratio = pay out ratio n tahun pertama
gn = growth rate setelah n tahun, forever (stable growth rate)
payout ratio_n = pay out ratio setelah n tahun, forever (stable growth rate)
rn = required return on equity setelah n tahun

Mari kita kutak-katik asumsinya:
1. Dengan g = 25%, gn = 7%, n = 5, r = 22%, rn = 12%, payout ratio = 0.5, payout ratio_n = 0.5, nilai P/E wajar yang kita peroleh = 14.7x

2. Kalau kita tingkatkan growth ratenya:
Dengan g = 30%, gn = 8%, n = 5, r = 22%, rn = 12%, payout ratio = 0.5, payout ratio_n = 0.5, nilai P/E yang kita peroleh = 21.6x

3. Jika yang dirubah periode high growth ratenya (n):
Dengan g = 25%, gn = 7%, n = 10, r = 22%, rn = 12%, payout ratio = 0.5, payout ratio_n = 0.5, nilai P/E yang kita peroleh = 19.3x

Seperti kita lihat, nilai P/E sangat tergantung terhadap asumsi yang kita buat. Dengan asumsi yang berbeda-beda atau model yang berbeda, nilai P/E yang diperoleh bisa berbeda jauh. Ilustrasi diatas menggunakan asumsi. 2 stage growth. Kalau kita menggunakan 3 atau 4 stage growth, hasilnya jelas akan berbeda lagi.Mana asumsi atau model yang paling benar, tidak ada yang bisa menjawabnya secara pasti. Makanya tidak aneh kalau masing-masing perusahaan sekuritas bisa mengeluarkan P/E wajar ataupun price target suatu saham yang berbeda satu sama lainnya. Valuasi saham masih merupakan art, bukan science. Beda dengan valuasi obligasi yang bisa ditentukan secara lebih pasti.

Catatan:
Perhitungan saya diatas dengan menggunakan MsExcel mungkin bisa salah, but at least you get the point. Asumsi berubah, nilai P/E wajar berubah juga. Silahkan kutak-katik sendiri.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: